Langsung ke konten utama

Makalah : Merancang Chatbot sebagai media informasi dan perdagangan

KECERDASAN BUATAN

Merancang Chatbot sebagai media informasi dan perdagangan”

Untuk memenuhi tugas UAS mata kuliah Kecerdasan Buatan

Dosen Pengampu Mata Kuliah :
Fatma Indriani, S.T. M.ITech




Oleh :
Asrianor
NIM. J1F114012



KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
PROGRAM STUDI S1 ILMU KOMPUTER
BANJARBARU
2017






                                    Banjarbaru, 14 Juni 2017


                                                                                                                                      Asrianor







KATA PENGANTAR.. ii
DAFTAR ISI. iii
BAB I PENDAHULUAN.. 1
BAB II PEMBAHASAN.. 2
2.1        Chatbot berbasis teknologi AI. 2
2.2        Merancang Chatbot sendiri 5
2.3        Pengaruh Chatbot terhadap perdagangan Elektronik. 15
BAB III PENUTUP. 17
3.1        Saran
3.2        Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA.. 18




Teknologi dunia computer sekarang ini telah berkembang sangat cepat dan pesat. Perkembangan tersebut menjadikan computer sebagai alat bantu bagi umat manusia. Dengan perkembangan teknologi dunia komputer menjadi kecerdasan buatan (Artificial Intelegence)  juga telah mengalami kemajuan yang cukup bagus. Hal ini dapat dilihat dari kemampuannya yang terus berkembang, di mana sekarang ini AI juga telah memiliki kemampuan untuk mempelajari hal-hal yang baru, contohnya seperti bahasa dan pengetahuan pengetahuan baru. Dan meskipun teknologi AI ini masih dalam tahap permulaan perkembangannya, namun kemajuannya sudah dapat membuat kita terkagum-kagum.
Chatbot merupakan salah satu bentuk pengaplikasi kecerdasan buatan, sehingga layak untuk dijadikan topic pembahasan. Chatbot dapat menjadi pengetahuan bagi pembaca yang sering berinteraksi dengan perangkat mobile atau desktop. Chatbot yang mampu berinteraksi dengan bahasa manusia itu sendiri, sehingga menjadi sarana hiburan juga menjadi sarana informasi yang realtime. Kita dapat membuat chatbot sendiri walau tanpa pengetahuan pemrograman dengan bantuan aplikasi seperti Telegram, Line, Yahoo Messengger dan lainnya.


2.1  Chatbot berbasis teknologi AI
Kecerdasan buatan atau di sebut juga AI (Artificial Intelegence) adalah sebuah metode atau sistem pada suatu komputer atau sejenis yang membuat komputer tersebut dapat melakukan tindakan atau keputusan seperti manusia. Bisa juga disebut suatu cara agar komputer dapat berpikir secara cerdas. Perkembangan teknologi komputer mengalami kemajuan yang cukup bagus, sehingga kecerdasan buatan yang handal pun sangat mungkin diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia.
Sistem komputerisasi suatu objek yang memungkinkan benda tersebut dapat melakukan hal acak dengan mempelajari suatu input-input dari manusia atau kondisi tertentu merupakan bentuk dari kecerdasan buatan. Salah satu penerapan kecerdasan buatan yaitu pada chatbot, chatbot merupakan suatu program yang diatur sehingga dapat berinteraksi dengan manusia dengan bahasa masukkan yaitu bahasa manusia itu sendiri. Chatbot yang telah deprogram dengan suatu kondisi kata kunci disertasi dengan hasil atau jawaban dari kata kunci tersebut. Sehingga jika pengguna melakukkan masukan yang sesuai dengan kata kunci yang terdapat program chatbot, maka chatbot akan melakukan identifikasi kata kunci lalu membalasnya sesuai dengan pesan yang telah diatur.
Knowledge base ChatBot dibangun dengan kalimat-kalimat percakapan umum yang dianggap sering dilakukan oleh manusia sebagai pengguna. Botmaster yang berperan sebagai pembuat/ pencipta "otak" dari program ChatBot harus mampu melakukan penalaran beberapa percakapan umum dengan cara memperhatikan alur percakapan pengguna. Proses diawali dengan menerima kalimat input oleh user.Proses input pada program ChatBotberupa kalimat dan output yang diberikan juga berbentuk kalimat.Proses awal adalah proses normalisasi input kalimat biasa yang dinormalisasikan atau diubah untuk disesuaikan dengan knowledge basedalam bentuk AIML yang memiliki tag-tag tertentu.
Berikut adalah contoh  chatbot yang menerapkan AI (Artificial Intelegence)
1.      ALICE Chatbot
ALICE ChatBot adalah salah satu aplikasi ChatBot yang sedang berkembang saat ini.Basis pengetahuan ALICE Chat Bot berbasiskan AIML (Artificial Intelligence Markup Language). AIML ini menyebabkan ChatBot dapat mengintegrasikan input yang diterimanya berupa kalimat input dalam bentuk teks, sehingga akan dihasilkan percakapan antara pengguna dengan program. percakapan yang dihasilkan oleh program ALICE ChatBot sejauh ini terbatas pada input kalimat berupa teks dan menggunakan bahasa Inggris. Dengan AIML, ALICE juga dapat dimodifikasi untuk dirubah "kepribadiannya" sehingga dapat diciptakan sebuah kepribadian baru selain dari kepribadian aslinya (yang dibuat oleh pemrogram ALICE)..
Baru-baru ini telah muncul ide-idebaru di dalam pengembangan ALICE di antaranya adalah kemampuan untuk menjaga alur pembicaraan untuk setiap user yang melakukan pembicaraan dengannya. Selain itu juga mulai telah dipikirkan suatu cara agar nantinya program tersebut dapat memprediksi atau mengidentifikasi umur, jenis kelamin, lokasi geografis dan pekerjaan dari client (user) yang melakukan perbincangan dengannya.
Kehebatan ALICE ini telah membuat kagum banyak client di luar negeri, sehingga tidak sedikit saran yang masuk menyarankan agar mereka (para programmer- nya) "mengajari" ALICE agar dapat berbicara dengan bahasa bahasa lainnya di dunia. Dan tampaknya saran tersebut telah direspon dengan baik dengan telah diciptakannya program ALICE yang mampu berbahasa Jerman http://german. alicebot.com). Atau jika tertarik untuk mencoba kemampuan ALICE yang berbahasa Inggris, Anda dapat berkunjung langsung ke Situs resminya di http://www.alicebot.org/. Di Situs tersebut telah disediakan sebuah link yang bisa diklik untuk memulai pembicaraan dengan si ALICE. (Situs alicebot.org juga memiliki versi Java dari ALICE.)

2.      Yuu Chatbot
Yuu ChatBot adalah aplikasi ChatBot yang baru saja diluncurkan di tahun 2017 ini. Yuu merupakan chatbot karya anak yang terintegrasi dengan LINE messenger. Yuu dapat menjadi alternatif teman baru bagi pengguna ponsel cerdas yang senang melakukan chatting melalui aplikasi mobile. Yuu dilengkapi dengan kecerdasan buatan yang mampu mengenali Bahasa Indonesia dan merespon kaliman-kalimat yang dimasukkan oleh pengguna.
Yuu juga mendukung naturat language processing dan memiliki database kosa kata yang luas. Karakter YUU yaitu perempuan berusia 18 tahun yang dapat diajak ngobrol, bercanda dan bahkan ngambek bila YUU merasa tersinggung. YUU juga dapat memberikan informasi seperti berita terbaru, ramalan cuaca, ramalan cuaca zodiak, dan masih banyak lagi agar bermanfaat bagi pengguna.

             2.1.1     Rangkuman dan penjelasan metode
Chatbot adalah salah satu bentuk penerapan kecerdasan buatan,(Artificial Intelegence), chatbot dibangun dengan kalimat-kalimat percakapan umum yang dianggap sering dilakukan oleh manusia sehingga mampu menerima masukan percakapan oleh pengguna.
Metode yang digunakan yaitu penelusuran sumber dari beberapa jurnal dan media internet.
  
2.1.2     Komentar
Kecerdasan buatan merupakan suatu topik yang menarik dan pastinya akan terus berkembang. Chatbot selain sebagai sarana hiburan ternyata juga dapat menjadi sarana informasi bagi pengguna.

Ada banyak sekali chatbot yang berkembang, baik yang berintegrasi dengan Aplikasi Mesengger atau yang berdiri sendiri. Kita pun dapat merancang chatbot kita melalui Telegram Messengger. Berikut adalah langkah-langkahnya.
1.      Langkah pertama yaitu invite @botfather sebagai kontak telegram kita

Gambar 1. Tampilan awal botfather


2.      Klik start untuk menjalankan botfather
Gambar 2. Tampilan proses start pada botfather

3.      Klik /newbot untuk membuat bot telegram baru. Selanjutnya masukkan nama bot lalu enter dan masukkan id bot lalu enter lagi.
Gambar 3. Membuat bot baru

4.      Copy token dari chatbot yang telah kita.
Gambar 4. Token bot yang berhasil dibuat


 5.      Tambahkan @manybot sebagai kontak telegram kita, lalu klik start
Gambar 5. Tampilan awal manybot


6.      Klik “Create a new bot” lalu klik “I’ve copied the API token” dan pastekan token chatbot kita tadi.

Gambar 6. Token berhasil diproses


7.      Masukkan informasi chatbot lalu Enter.
Gambar 7. Memasukkan informasi bot yang dibuat
8.      Bot berhasil dibuat, selanjutnya tambahkan bot kita sebagai kontak telegram.
Gambar 8. Bot berhasil dibuat

  9.      Klik start pada chatbot kita, klik “custom commands” untuk mengatur perintah.
Gambar 9. Menu untuk mengatur chatbot 

10.  Klik “create command” untuk membuat perintah, lalu masukkan perintah diawali garis miring, lalu jawaban perintah/ isi
Gambar 10. Memasukkan data balasan perintah

11.  Klik enter selanjutnya klik save.
Gambar 11. Mengatur jawaban perintah atau menyimpan

12.  Klik “create command” buat perintah baru misalnya senin
Gambar 12. Membuat perintah baru

13.  Setelah perintah “/senin” diproses, masukkan isi balasan lalu enter dan save
Gambar 13. Mengatur isi atau jawaban perintah
  
14.  Klik “Config menu” untuk mengatur menu, pilih add menu item. Lalu pilih perintah yang ingin dijadikan menu, misalnya perintah “/jadwal”
Gambar 14. Memilih perintah yang akan dijadikan menu

15.  Atur judul menu untuk perintah yang dipilih, lalu enter
Gambar 15. Mengatur judul menu

16.  Menu “Jadwal Kuliah” berhasil dibuat, klik untuk membuat sub menu. Pilih “Jadwal Kuliah” Lalu klik “add menu item”
Gambar 16. Mengatur sub menu
 17.  Pilih perintah yang akan dijadikan sub menu, misalnya “/senin”, Klik lalu atur Judul sub menu
Gambar 17. Memilih perintah unuk dijadikan sub menu
  
18.  Sub menu “senin” berhasil dibuat
Gambar 18. Tampilan sub menu

19.  Untuk mencoba bot, Buat group Telegram bersama bot lalu jalankan perintah
Gambar 19. Pemrosesan perintah jadwal

20.  Klik menu “senin”, untuk memproses perintah “senin”

Gambar 20. Pemrosesan perintah jadwal

2.2.1        Rangkuman dan penjelasan metode
Chatbot Telegram dibuat dengan bantuan bot master telegram yaitu @botfather dan untuk mengatur tingkah laku chatbot yaitu @manybot. Perintah-perintah dan jawaban dari chatbot diatur oleh pembuat.

2.2.2        Komentar
Sangat menarik jika mampu membuat chatbot untuk setiap Mesengger yang kita punya, kita dapat menuangkan segala macam informasi yang dapat diakses secara realtime pada chatbot tersebut.

2.3      Pengaruh Chatbot terhadap perdagangan Elektronik
Berkembangnya media social, sebagai sarana komunikasi masyarakat luas, menunjukan semakin bertumbuhnya potensi penjualan melalui media social. Sehingga para pembisnis akan beralih ke media social sebagai media untuk memberi informasi, memahami dan berjualan kepada pelanggan mereka. Biasanya sistem pelayanan perdagangan online, pelanggan akan dilayani oleh seorang customer service yang siap menjawab segala pertanyaannya serta melakukan konfirmasi pembayaran dari produk yang dibeli. Dengan berkembang chatbot, maka peran customer service akan tergantikan.oleh chatbot.
Pertanyaan pelanggan, seperti menanyakan sepatu yang cocok dengan pakaian pada foto yang ia kirimkan, juga dapat diproses oleh chatbot melalui algoritma, selanjutnya chatbot akan mengirimkan beberapa rekomendasi sepatu yang cocok kepada pelanggan. Pemprosesan produk, pembayaran dan konfirmasi pembayaran juga dapat dilakukan oleh chatbot dengan berintegrasi dengan sistem transfer pembayaran dengan kode unik dan mutasi bank otomatis.

2.3.1        Rangkuman dan penjelasan metode
Chatbot juga mampu menggantikan peran customer service dalam pelayanan perdagangan online. Chatbot mampu mengidentifikasi segala bentuk pertanyaan dan keinginan dari pelanggan baik dalam bentuk teks atau gambar. Chatbot juga mampu memproses pembayaran barang dan mengidentifikasi masuknya pembayaran oleh pelanggan..

2.3.2        Komentar
Sangat bagus jika peran customer service digantikan oleh chatbot karena pelayanan akan bersifat nonstop. Dan admin hanya cukup memantau perkembangan transaksi dari para pelanggannya. Namun perlu adanya antisipasi jika terjadi suatu kendala, karena bias saja percakapan dari chatbot membuat pelanggan kesulitan, karena pemahaman chatbot yang linear dan kaku.





3.1  Saran
       Untuk lebih memahami topik yang dibahas, pembaca sebaiknya mempelajari tentang Media social, Aplikasi Mesengger serta sistem perdagangan online.

3.2  Kesimpulan
       Kecerdasan buatan atau di sebut juga AI (Artificial Intelegence) adalah sebuah metode atau sistem pada suatu komputer atau sejenis yang membuat komputer tersebut dapat melakukan tindakan atau keputusan seperti manusia. Bisa juga disebut suatu cara agar komputer dapat berpikir secara cerdas. Perkembangan teknologi komputer mengalami kemajuan yang cukup bagus, sehingga kecerdasan buatan yang handal pun sangat mungkin diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia.
       Chatbot adalah salah satu sistem kecerdasan buatan yang memungkin komputer mampu menangani pesan yang dikirimkan oleh pengguna. Algoritma yang ditanamkan pada chatbot akan mengirimkan timbal balik sesuai kondisi atau bentuk pesan yang dikirimkan. Komunikasi yang dilakukan oleh pengguna dengan chatbot adalah bahasa pengguna itu sendiri atau bahasa manusia.
       Chatbot mampu memberikan informasi-informasi kepada pengguna sesuai kondisi yang diminta, sehingga fitur ini juga dapat digunakan untuk kepentingan perdagangan online, dimana chatbot mampu melayani pelanggan layaknya customer service.





Evfi Mahdiyah dan Yanti Andriyani. 2013. Analisa Algoritma Pemahaman Kalimat Pada ALICE     ChatBot Dengan menggunakan Artificial Intelligence Markup Language (AIML). Fakultas MIPA universitas Lampung. 
        http://jurnal.fmipa.unila.ac.id/index.php/semirata/article/viewFile/878/697, 14 Juni 2017


FP, Erry.2017.YUU, Chatbot Lucu yang Bisa Jadi Teman "Ngobrol" Baru. https://infokomputer.grid.id/2017/03/berita/berita-reguler/yuu-chatbot-lucu-yang-bisa-jadi-teman-ngobrol-baru/, 14 Juni 2017.

Putri, Gita Savitri. 2009. CHAT BOT BERBASIS TEKNOLOGI AI. http://gitasavitriputri.blogspot.co.id/2009/06/chat-bot-berbasis-teknologi-ai.html, 14 Juni 2017.

Setiaji, Bayu, dkk. 2013. Membangun Chatbot Berbasis AIML dengan Arsitektur Pengetahuan Modular. STMIK AMIKOM Yogyakarta. http://ojs.amikom.ac.id/index.php/semnasteknomedia
          /article/viewFile/743/711, 14 Juni 2017.

Shirley Liu & Alexandre Henry. 2016. The Rise of Chatbots: Targeting Southeast Asia’s Booming Chat Commerce Space. https://ecommerceiq.asia/chatbot-revolution-in-southeast-asia-social-commerce/, 14 Juni 2017.

Surya, Angga Adji. 2016. ManyBot , Bot Telegram Buatanmu Sendiri?. http://wincamp.org/manybot-cara-membuat-bot-telegram-sendiri-bothfather/, 14 Juni 2017.




Komentar